-->

Sabrina Woro Anggraini Ingin Tunjukan Wanita Bisa Kuasai Bidang IT

Sabrina Woro Anggraini Ingin Tunjukan Wanita Bisa Kuasai Bidang IT PEKANBARU, LELEMUKU.COM – Desainer Produk Digital asal Siak Sri Inderapura yang mewakili Provinsi Riau di ajang kecantikan Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2019, Sabrina Woro Anggraini ingin tunjukan bahwa wanita juga bisa menguasai bidang Informasi Teknologi (IT).

Menurut gadis 23 tahun itu bahwa keinginannya tersebut berawal dari saat kuliah Ilmu Komputer di Universitas Gadjah Mada (UGM), dirinya bersama tim telah memenangkan kompetisi teknologi di London. Ketikan itu dirinya sempat mendapat cibiran yang mengatakan bahwa ia tidak mampu dan hanya menjadi ‘Perempuan Pajangan’ karena Sabrina adalah satu-satunya perempuan di dalam tim tersebut.

“Didalam kompetisi tersebut Sabrina dan tim menghasilkan aplikasi Quick Disaster, sebuah aplikasi mitigasi bencana menggunakan perangkat Google Glass,” kata Sabrina saat dikutip Lelemuku.com dari akun Instagram Puteri Indonesia.

Gadis yang hobby travel blogging dan hiking itu mengungkapkan jika pengalaman itulah yang telah memotivasi dirinya untuk membuktikan kualitas diri hingga akhirnya Sabrina mendapat beberapa pencapaian, seperti kompetisi teknologi di Amerika dan Inggris serta pengalaman itu turut membentuknya menjadi pribadi yang lebih tangguh.

Sabrina juga terinspirasi dari perjalanannya ke salah satu remote area di Indonesia dan bagaimana bisa mengembangkan kemampuannya di bidang IT dalam kegunaan sosial, gadis yang pandai bermain piano ini berinisiatif mendirikan sebuah komunitas bernama ‘Kultara’.

Kultara atau Kultur Nusantara sebuah kegiatan traveling berbasis misi sosial. Kultara mengajak para wisatawan untuk mengunjungi sebuah daerah wisata sekaligus ikut terlibat untuk membantu masalah daerah tersebut.

Komunitas yang telah berdiri selama dua tahun ini mengajak peserta tur dari Indonesia maupun mancanegara seperti Inggris dan Filipina untuk megedukasi masyarakat lokal tentang penanaman urban farming di kampung mereka, misalnya tanaman jamu. Karena Kultara percaya bahwa pariwisata adalah cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan supaya keterampilan mereka lebih berdaya, seperti visinya ‘To empower local community through tourism’.

Komunitas Kultara telah meraih penghargaan Juara 2 Pemuda Inspiratif 2018 oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga di Kota Tangerang.

Buat Sabrina dengan mengikuti ajang PPI bukan hanya untuk aktualisasi dirinya, tetapi untuk menginspirasi orang lain melalui cerita dirinya agar terus berjuang meski ada stereotype serta selalu melihat sisi baik dari sebuah kegagalan.

Ia pun meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Riau dimana saja berada agar niatnya untuk membawa harum nama provinsi tersebut tercapai, terlebih khusus keinginannya untuk menunjukan bahwa wanita juga bisa menguasai bidang Informasi Teknologi (IT) kepada masyarakat Indonesia.

Sementara itu Puteri Indonesia 2019 adalah kontes pemilihan Puteri Indonesia yang ke-23 yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 Maret 2019 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Puteri Indonesia tahun ini mengusung tema "Colorful West Nusa Tenggara", serangkaian dari kegiatan karantina Puteri Indonesia dilaksanakan di Pulau Lombok dan Sumbawa - Nusa Tenggara Barat.

Melalui akun instagram resminya Puteri Indonesia telah menyampaikan ke 39 Finalis Puteri Indonesia 2019 yang akan memperebutkan gelar Puteri Indonesia 2019 yang dibagi menjadi 6 wilayah Kepulauan yaitu Kepulauan Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Timur.

Sabrina Woro Anggraini akan bersaing dengan ke-38 finalis puteri Indonesia lainnya untuk memperebutkan mahkota ‘Puteri Indonesia 2019’, mereka diantaranya Kenny Suwanda (21) dari Lhokseumawe yang mewakili Provinsi Aceh, Nadia Karina Wijaya (24) dari Denpasar mewakili Bali, Ritassya Wellgreat Waynands (18) dari Pangkal Pinang mewakili Bangka Belitung, Anastasia Praditha Adelina (25) dari Tangerang mewakili Banten, Nabila Permata Putri (23) dari Bengkulu mewakili Bengkulu.

Anja Litani Ariella (23) dari Yogyakarta mewakili DI Yogyakarta, Frederika Alexis Cull (19) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 1, Agatha Aurelia (22) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 2, Diah Ayu Lestari (21) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 3, Nurmalasari Ghassani (23) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 4, Daniella Grace Krestianto (23) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 5, Sri Hartini Puspitasari (25) dari Jakarta mewakili DKI Jakarta 6.

Selanjutnya, Artika Fastinal Rustam (23) dari Gorontalo mewakili Gorontalo, Offie Dwi Natalia (25) dari Jambi mewakili Jambi, Jesica Fitriana Martasari (23) dari Bogor mewakili Jawa Barat, Pratiwi Hidayasari (22) dari Kendal mewakili Jawa Tengah, Bella Putri Ekasandra (19) dari Malang mewakili Jawa Timur, Karina Syahna (24) dari Pontianak mewakili Kalimantan Barat, Fatmathalia Ranti (36) dari Banjarmasin mewakili Kalimantan Selatan, Veronika Peny Laba (25) dari Palangka Raya mewakili Kalimantan Tengah, Radha Virsa Febiola Darmawan (22) dari Samarinda mewakili Kalimantan Timur.

Adani Ladita Ramadhan (20) dari Tarakan mewakili Kalimantan Utara, Lycie Joanna Jonsen (22) dari Batam mewakili Kepulauan Riau, Erika Dwi Alviana (22) dari Panaragan mewakili Lampung, Stela Natalia Mulia Lumalessil (25) dari  Saparua mewakili Maluku, Irena Shafira (19) dari Ternate mewakili Maluku Utara, Sherly Anastesia Meilenia (19) dari Bima mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB), Maria Hostiana Napitupulu (23) dari Kupang mewakili Nusa Tenggara Timur (NTT), Elsa Irwanti Elisabeth Kaize (25) dari Biak mewakili Papua, Etha Lanny Julieth Wekan (19) dari Manokwari mewakili Papua Barat (Pabar).

Kemudian, Iin Mutmainnah (24) dari Mamuju Tengah mewakili Sulawesi Barat (Sulbar), Ratu Fatimah Gani (24) dari Maros mewakili Sulawesi Selatan (Sulsel), Riski Savina Akbar (24) dari Palu mewakili Sulawesi Tengah (Sulteng), Wa Ode Amelia Nadine (22) dari Muna mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra), Jolene Marie Cholock Rotinsulu (22) dari Manado mewakili Sulawesi Utara (Sulut), Annisa Fitriana (23) dari Bukittinggi mewakili Sumatera Barat (Sumbar), Helvanda Herman (19) dari Pagar Alam mewakili Sumatera Selatan (Sumsel), dan Anoushka Bhuller (23) dari Medan mewakili Sumatera Utara (Sumut). (Laura Sobuber)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel