-->

Lokasi Ledakan Bom di Sibolga Dekatan dengan Pelabuhan yang Akan Diresmikan Jokowi

SIBOLGA, LELEMUKU.COM - Lokasi ledakan bom dan penangkapan terduga teroris Husain alias Abu Hamzah (AH) di Gang Sekuntum, Jalan Mojopahit, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (12/3) pukul 14.23 WIB berdekatan dengan lokasi Pelabuhan Sambas Sibolga, pelabuhan yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut faseberita.id, Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Dinas Kominfo Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis mengungkapkan Presiden Jokowi mengungkapkan rencananya akan datang ke Kota Sibolga untuk meresmikan pelabuhan di kota berjuluk 'Negeri Berbilang Kaum' itu kepada Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk.

Hal ini diungkapkan presiden Jokowi usai membuka acara penganugerahan ‘Pasar Rakyat Award’ di BSD Tangerang, Banten pada Senin (11/3).
Denni mengatakan, Jokowi saat itu sedang berjalan dan menyalami para tamu undangan yang hadir. Saat bersalaman dengan Wali Kota Sibolga, Jokowi langsung menanyakan perihal perkembangan Pelabuhan Sambas.

“Bapak Walikota Sibolga cukup kaget atas pertanyaan Jokowi. Lantas menjelaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Sibolga sudah selesai 100% dan sangat bagus,” bebernya.

Mendengar penjelasan itu, Jokowi langsung menyambut dan mengatakan bahwa minggu depan, dia akan menjadwalkan kunjungan untuk meresmikan pelabuhan yang dimulai pembangunannya pada Agustus 2016 lalu itu.

Informasi yang diterima Lelemuku.com, keluarga Abu Hamzah yang terdiri dari istri dan anaknya yang berada didalam rumah belum menyerahkan diri. Sementara kepolisian masih terus melakukan negosiasi guna mengakhiri situasi ini.

Sebelumnya Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas  Humas) Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal menyatakan tim Densus 88 Antiteror dan Polres setempat dibantu oleh tokoh masyarakat dan agama sedang melakukan upaya negoisiasi agar diduga istri dan anak pelaku menyerahkan diri.

"Kami berharap istri dan anak pelaku dapat serahkan diri sehingga meminimalisir korban," ucap Iqbal. (Albert Batlayeri)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel