-->

Deden Juhara Pimpin Upacara Penyambutan Personil Sat Brimobda Maluku dari Operasi Tinombala 2017

AMBON -  Kapolda Maluku memimpin upacara penyambutan personil Sat Brimobda Maluku yang telah melaksanakan BKO di Sulawesi Tengah (Poso) dalam “Operasi Tinombala 2017” yang bertempat di Lapangan Upacara Polda Maluku Letkol Pol. (Purn) Chr. L. Tahapary Tantui Ambon. Senin (02/10/2017).

Bertindak sebagai Irup dalam upacara ini adalah Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara dan Komandan Upacara Kompol Handri Wira Suryana S.Ik (Kaden B Pelopor Sat Brimobda Maluku). Dalam upacara ini turut hadir Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewandono, Dan Lanud Patimura Ambon Kolonel Pnb. Aldrin P. Mongan, S.T., M.Hum., Irwasda Maluku Kombes Pol. Drs. Sarono,MH, para Pejabat Utama Kodam XVI/Pattimura dan Polda Maluku dan Istri dari Personil BKO Ops Tinombala.

Upacara tersebut diawali dengan pelaporan dari Dan Up kepada Irup kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan Oleh Irup, kemudian pemberian penghargaan kepada 104 personil BKO Ops Tinombala yang diwakili oleh 3 personil Brimob yakni: 1. Iptu Ayub Patty, 2. Aiptu Andi Nasrulah, 3. Bharatu Andi Taufik.

Adapun amanat Kapolda Maluku, dalam amanatnya Kapolda menjelaskan bahwa operasi tinombala 2017 ini bertujuan untuk menangkap kelompok teroris santoso. Operasi Tinombala dimulai pada tanggal 10 januari 2017 dan merupakan kelanjutan dari operasi Camar Maleo IV. Operasi ini melibatkan sekitar 2.000 personel, baik itu dari personil Polri maupun TNI. Operasi Tinombala pada awalnya dijadwalkan selesai pada tanggal 9 maret 2016, tetapi operasi ini kemudian diperpanjang karena berbagai pertimbangan yang bersifat situasional, terutama “Melumpuhkan terorisme yang dapat membahayakan stabilitas keamanan dalam negeri”.

Hal ini dapat kita lihat dengan adanya beberapa pencapaian selama pelaksanaan operasi tinombala 20117, antara lain: 1. Berhasil dilumpuhkannya 2 (dua) DPO atas nama Barok dan Asgar, keduannya dilumpuhkan dengan sangat terpaksa ditembak dan karena melakukan perlawanan saat terjadi kontak senjata dengan satgas operasi tinombala 2017. 2. Berhasil menjaga stabilitas keamanan diareal tugas yaitu sektor 2/Bravo yang terdiri dari 11 (sebelas) pos, antara lain: 1. Kalora,2.B, 2. Kawande,3.B. 3. Mauro,4.B. 4. Gayatri,5.B. 5. Kilo tri mulya,6.B. 6. Kilo 8 atas ,7.B, 7. Uearulu,8.B. 8. Uelempe,9.B. 9. Kampung Maros,10.B. 10. Taman Jeka,11.B, dan 11. TSM Pinedapa.

Lanjut, 3. Berhasil membangun citra polri bernilai positif, salah satunya yaitu kegiatan bakti social atau kemanusiaan seperti ikut membantu kelancaran pembangunan pura, memberikan pelajaran peraturan baris-berbaris di sekolah-sekolah, serta 4. Tetap menjaga soliditas, solidaritas dan sinergitas bersama satuan pengamanan lainnya, salah satunya dengan satuan TNI yang juga bergabung dalam satgas operasi tinombala. (poldamaluku)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel